Stek Batang
Bahan awal
perbanyakan berupa batang tanaman. Stek batang dikelompokkan menjadi empat macam berdasarkan jenis batang
tanaman, yakni: berkayu keras, semi berkayu, lunak, dan herbaceous. Bahan tanaman yang biasa diperbanyak dengan stek batang
berkayu keras antara lain: apel, pear, cemara, dan lain-lain, dengan
perlakuan kimia IBA atau NAA 2500 – 5000 ppm. Panjang stek berkisar antara 10 – 76 cm
atau dua buku (nodes). Stek batang semi berkayu, contohnya terdapat pada
tanaman Citrus sp. dengan perlakuan kimia yang sudah umum yaitu IBA dan NAA
1000 – 3000 ppm dan panjang stek 7,5 – 15 cm. Pada stek batang semi berkayu
ini, daun-daun seharusnya dibuang untuk mengendalikan transpirasi.
Disamping itu, pelukaan sebelumnya mungkin dapat membantu pengakaran. Untuk stek
batang berkayu lunak, contohnya terdapat pada tanaman Magnolia dengan
perlakuan IBA atau NAA 500 – 1250 ppm dan panjang stek 7,5 – 12,5 cm. Pada stek
batang berkayu
lunak ini umumnya akar relatif cepat keluar (2 – 5 minggu).
Stek batang yang tergolong herbaceus, dilakukan pada tanaman Dieffenbachia, Chrisanthemum, dan Ipomoea batatas. Pada
dasarnya perlakuan auksin tidak pdiperlukan pada stek batang herbaceous ini,
tetapi kadang diberikan IBA atau NAA 500 –1250 ppm dan panjang stek yang biasa
digunakan adalah 7,5 – 12,5 cm.

